Sabtu, 29 Agustus 2020

Mengapa Sebamed Baik untuk Atasi Kulit Sensitif?

Posted by Desain Kadege on Sabtu, 29 Agustus 2020

Setiap orang selalu menginginkan kulit yang sehat, tidak berjerawat, bersih dan bersinar. Sering kali, masyarakat memandang orang-orang yang memiliki kulit berjerawat adalah mereka yang tidak dapat menjaga kebersihan kulit. Padahal, pada kenyataannya, manusia itu unik, begitu juga dengan kulitnya. Bisa jadi Saya dan Anda memiliki jenis kulit yang berbeda. Kulit berjerawat umumnya ditemui pada mereka yang memiliki tipe kulit oily. Kandungan minyak berlebih pada kulit mempermudah pertumbuhan jerawat di kulit. 

 


Berbeda dengan kulit kering yang cenderung merasakan sensasi ketarik karena kering dan terkesan tidak kenyal karena kandungan air dalam kulitnya yang sangat rendah. Bahkan pada kasus terburuk, pemilik kulit kering dapat terlihat bintik merah pada area tertentu.


Kulit sensitif memiliki ciri yang hampir mirip dengan kulit kering, bedanya pada orang-orang yang memiliki kulit sensitif akan sangat mudah merasakan sensasi panas dan gatal yang luar biasa pada kulit mereka. Inilah yang menyebabkan para pemilik tipe kulit sensitif harus sangat berhati-hati dalam memilih produk skin care. Berikut adalah beberapa bahan skin care yang tidak boleh digunakan oleh Anda yang memiliki tipe kulit sensitif :


Alkohol
Ketika hendak memilih skin care, perhatikan kandungan alkohol atau ethanol pada produk. Alkohol memiliki kandungan yang sangat keras bagi pemilik kulit sensitif. Efek dari penggunaan alkohol yang tidak tepat adalah kulit menjadi kering dan iritasi. Penggunaan alkohol yang tidak tepat juga dapat merusak kulit berjerawat, pasalnya kinerjanya yang mengeringkan kulit akan memicu reaksi kulit dalam memproduksi minyak dan kulit mati. 


Beberapa jenis alkohol yang masih aman digunakan untuk kulit sensitif dan acne prone antara lain oleyl, cetearyl, cetyl dan lauryl. Dengan dosis yang tepat, jenis-jenis alkohol ini masih aman jika terserap di kulit dan kandungan antioksidannya akan bekerja pada kulit.


Coconut Oil
Kandungan coconut oil jika diaplikasikan pada jenis kulit acne prone dapat berisiko menyumbat pori-pori sehingga memicu munculnya komedo berlebih dan penumpukan sel kulit mati. Namun efek ini tidak bekerja pada semua jenis kulit. Bagi Anda yang memiliki jenis kulit dry, coconut oil justru bisa membantu melembapkan kulit. Namun tidak dianjurkan bagi pemilik jenis kulit sensitif karena dapat memicu iritasi.


Menthol
Kandungan daun mint/menthol terkenal dengan keefektifannya dalam membuka pelindung kulit sehingga memudahkan kandungan bahan dari skin care meresap dan bekerja di dalam lapisan kulit. Sayangnya, kandungan ini tidak dianjurkan bagi pemilik kulit sensitif. Cara kerjanya yang membuka struktur pelindung kulit akan berakibat kulit sensitif semakin terbuka. Bayangkan saja apabila ada kandungan tertentu dalam skin care yang dapat mengiritasi kulit, akan semakin diperparah karena ulah si menthol ini.


Isoprophyl Myristate
Coba tengok kembali produk oil cleanser Anda, apakah memiliki kandungan Isoprophyl? Jika iya, silakan jauhkan dan cari produk lain yang tidak memiliki kandungan ini. karena kandungan isoprophyl myristate beresiko mengiritasi kulit sensitif.

Jual Sebamed Skin care Khusus Kulit Sensitif Hanya di Situs Farmaku
Itulah beberapa bahan kandungan skin care yang harus dihindari oleh para pemilik kulit sensitif. Sejak dahulu, skin cara Sebamed dipercaya dalam merawat kulit sensitif dan kulit bayi. Produk-produk pada Sebamed memiliki kandungan pH balance rata-rata 5.5. Jumlah ini dinilai sebagai jumlah kandungan pH yang aman digunakan oleh kulit sensitif karena tidak terlalu asam namun tidak pula basa. Produk Sebamed ini dapat dibeli secara online, salah satunya adalah Farmaku yang jual sebamed untuk perawatan kulit sensitif dan produk-produk bayi karena seperti yang diketahui, bayi cenderung memiliki kulit yang sensitif.

Previous
« Prev Post